Biografi Lady Diana



Lady Diana merupakan istri pertama dari Pangeran Charles yang merupakan pewaris tahta Kerajaan Inggris yang melahirkan dua orang putra bernama Pangeran William dan Pangeran Henry. Diana dikenal dengan kecantikannya serta kebaikannya dalam bidang kemanusiaan. Sebagai seorang Putri dari Birmingham Palace, ia tidak malu untuk langsung membantu orang-orang yang membutuhkan bantuannya. Oleh karena itu, Diana juga menjadi sosok wanita yang paling banyak diburu paparazzi karena skandal yang melibatkan rumah tangga Diana. Bahkan hingga kematiannya juga disebabkan oleh paparazzi yang dilakukan berlebihan oleh orang-orang yang menginginkan honor tinggi. Berikut adalah biografi dari Lady Diana.


Lady Diana lahir pada tanggal 1 Juli 1961, merupakan anak bungsu dari pasangan John Spencer dan Frances Ruth Roche di Park House, Sandringham Estate. Putri Diana lahir dari keluarga Spencer, salah satu keluarga bangsawan di Britania Raya dan dibaptiskan di gereja St Mary Magdalene di Sandringham. Diana mengenyam pendidikannya di Riddlesworth Hall di Norfolk, di West Heath Girl’s School dan di Sevenoaks, Kent. Pada saat itu, Diana mempunyai prestasi yang rendah hingga ia meninggalkan sekolahnya pada umur 16 tahun dan melanjutkan studi ke Institut Alpin Videmanette di Switzerland. Meskipun prestasinya tidak cemerlang, tetapi Diana merupakan seorang penyanyi amatir yang baik. Pada tanggal 24 Februari 1981, Putri Diana bertunangan dengan Pangeran Charles dan akhirnya pada tanggal 29 Juli 1981 menikah dengan Pangeran Wales, anak sulung dari Ratu Elizabeth II yang merupakan pewaris tahta kerajaan Britania Raya dan 15 negara Persemakmuran Inggris. Menjadikan Putri Diana secara resmi menjadi Putri Wales. Kedua pasangan ini akhirnya dikaruniai 2 anak yaitu, Pangeran William Arthus Phillip Louis dan Pangeran Henry Charles Albert David. Tetapi selang beberapa tahun, mulai tercium benih-benih keretakan rumah tangga dengan berpalingnya Charles kepada cinta pertamanya, Camilia Parker Bowles. Dan diikuti pula dengan Diana yang berselingkuh. Akhirnya pernikahan bak dongeng tersebut diakhiri dengan perceraian pada tanggal 9 Desember 1992. Beberapa tahun kemudian, Diana digosipkan sedang dekat dengan milyader Dodi al-Fayed. Tidak disangka-sangka pada tanggal 31 Agustus 1997, Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan mobil dengan pacarnya Dodi, pengendara mobil Henri Paul dan bodyguard Dodi, Trevor Rees-Jones di sebuah terowongan di Paris. Tetapi, bodyguard Dodi selamat, Dodi dan Henri tewas di tempat sedangkan Diana meninggal 3 jam setelah kejadian. Disebutkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut dikarenakan Henri Paul saat itu mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran dari fotografer paparazzi. Pemakaman Diana diadakan pada 6 September 1997 dan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia.
Diana merupakan sosok public figure yang patut dijadikan contoh. Ia terkenal karena sosoknya yang cantik, anggun dan pandai menempatkan dirinya ke dalam berbagai situasi. Itulah sebabnya, Diana menjadi sosok wanita yang mempunyai foto terbanyak karena banyaknya paparazzi yang dilakukan oleh orang-orang. Diana juga selalu tampil cantik dan menarik tanpa riasan yang berlebihan. Hidupnya sederhana, tanpa dilebih-lebihkan. Sejak kecil, ia sudah tertarik dalam hal sosial dan kemanusiaan. Ia terlibat dalam kampanye anti ranjau darat dan perhatiannya terhadap penderita AIDS. Bahkan ia pernah berjabat tangan tanpa menggunakan sarung tangan, hal ini cukup membuktikan kepada kita bahwa Diana merupakan sosok yang benar-benar mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Sehingga apapun yang Diana lakukan pada saat itu selalu menjadi tontonan masyarakat dunia. Dimana pun ia berada, selalu ada sorotan kamera televisi dan kilatan blitz foto, belum lagi banyaknya paparazzi yang dilakukan. Tetapi, walaupun dengan banyaknya sorotan media, ia tetap menjadi wanita yang tangguh serta mempunyai kemapanan mental dalam menghadapi semua itu, bahkan tanpa privasi sekalipun. Karena sebagai public figure, bisa dikatakan bahwa ia tidak mempunyai privasi, apalagi ketika skandal rumah tangganya yang menjadi pembicaraan hangat.
Diana merupakan sosok wanita yang sangat patut kita contoh. Diana mempersembahkan hidupnya untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan yang ia ikuti. Ia merupakan contoh yang baik pada masa kini. Tidak perlu dengan riasan yang berlebihan, Diana tanpa malu menonjolkan kesederhanaannya kepada publik. Walaupun ia tidak mempunyai pendidikan yang cemerlang, Diana membuktikan bahwa nilai yang cemerlang bukanlah tolak ukur bagi seorang wanita. Diana merupakan sosok wanita yang pantas untuk dihormati karena jasanya dalam bidang kemanusiaan.


Source:

Video:


Artikel:

Comments

Popular Posts